RSS

Sepatuku???

11:11 AM
Kata orang, siapa saja yang melihat angka tersebut pada jam digital atau alat penunjuk waktu lainnya, ia akan bertemu dengan orang yang ingin ditemuinya. Hmm..mungkin itu hanya kata dia. Yang jelas, benar atau tidaknya mitos tersebut, saat ini aku ingin bertemu dengan sepatu.
Hey sepatu, dimana kau?
Seperti kebiasaanku di kelas, ketika aku menumpukan badanku di sebuah kursi di depan meja kerjaku, aku selalu melepas sepatuku, menaikkan kedua kaki ke kursi, duduk bersila. Tak ada yang keberatan dengan sikapku yang satu ini. Aku justru menemukan seorang teman yang memiliki kebiasaan yang sama. Sayangnya ia tak masuk kuliah hari ini. 
Hingga tragedi ini terjadi. Walau bukan untuk yang pertama kalinya, kali ini cukup mengesalkan. Beginilah ceritanya.
Pagi ini aku bangun kesiangan (sepertinya ini tak ada hubungannya). Aku tiba di kampus sudah pukul 7.30 lebih (ini juga tak ada hubungannya, namun inilah awal ceritanya). Sudah terlambat. Tak apa. Hari ini mata kuliah Pemrograman 5. Sang dosen masih menunggu teman-temanku yang belum berdatangan. Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya sang dosen mulai angkat bicara. Sambil membawa selembar kertas di tangannya ia menuju papan tulis.
"Hari ini kita bagi kelompok kecil ya." kata sang dosen sambil menuliskan nama-nama warga 406 di papan tulis.
Aku tak bisa melihat jelas nama-nama yang dituliskan sang dosen. Kacamataku tertinggal di atas lemari kosan. Kini, aku pun tak peduli siapa kelompokku karena seperti yang sudah pernah ku tuliskan "Terserah kau akan berkelompok dengan siapa saja, yang terpenting kau bisa berkomunikasi baik dengannya." Hingga empat kelompok, namaku belum tertulis. Rupanya di kelompok 5 lah namaku disematkan, Zaitun. Aku satu kelompok dengan pemilik blog Gudang Ingatan dan satu lagi, warga no. 13. Well, nice group!
"Tugasnya adalah kalian membuat Toko Online dimana setiap kelompok berbeda-beda."
Oke. Setelah semua mendapat kelompok masing-masing, kami mengelompok sesuai dengan kelompoknya. Dan aku bertiga bersama kelompok mengelompokkan diri di pojokan. Berdiskusi. Dan walau pun aku tak berada di meja kerjaku, aku tetap melakukan kebiasaanku. Kaki naik kursi. Taraaaaaa....
Kelompok 5 pun mulai merancang Toko Online kami, dan muncullah ide cemerlang itu. Toko Bunga Online, GUMILAY Florist. Dan di tengah kesibukan kami merancang Toko Online ini, salah satu orang dari Pakaian Online berkunjung. Rupanya ia berkunjung tak sekedar berkunjung
Setelah rancangan kami buat, kini saatnya kami mengajukan rancangan kami tersebut kepada sang penanam saham (sang dosen). Di saat itulah, aku mulai sadar. Sadar akan hilangnya sepatuku sebelah kanan. Sepatuku dimanaaaaaaaaaaa???hwaaaaaaaaaa.....toloooonnnggggg...
Baiklah aku menghadap sang dosen. Upz, rupanya sang dosen sedang tidak bersepatu. Sama mbak, ya ampuuunn...tapi sepatunya nggak hilang kan ya mbak? lantas sepatuku dimana?Aku sudah keliling kelas, membuka seluruh lemari tetap saja tak ada. Mungkin aku kurang teliti. tapi? Aku sudah bertanya pada si 'orang' dari Pakaian Online. Hmm...dia hanya memberi clue, "masih inget nggak dulu pas ilang, sepatunya dimana?"
Hmm...'orang' ini adalah orang yang dulu juga pernah menggelapkan sepatuku. Hingga saat ini, keberadaan sepatuku belum juga ditemukan. Tooloooooooooonngggg!!!!!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar