RSS

H+1

27 Februari 2012
Selamat datang Semester 4,

Hari ini warga 406 resmi digusur dari 406 karena itu kami pindah ke rumah baru kami, 303. Welcome to our new home! "Irasshaimase!" 

Tak peduli umur yang hampir menginjak usia 20 tahun, yang penting tetap bahagia saat bermain ABC 5 Dasar. Tangan merah menjadi saksinya

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Buku Harian Meonk

Malam ini di tengah kejenuhanku mengerjakan revisi RPL. Aku menulis.
14 Februari 2012
Saat ini aku menulis di kertas, benar-benar kertas dengan sebuah pena bertinta hitam (walau mungkin suatu hari nanti akan terposting di blog). Aku berasa menulis diary, menorehkan hitam di atas putih menceritakan kejadian/peristiwa hari ini.
Diary. Aku suka diary. Sebuah buku kecil sederhana yang menggambarkan perjalanan hidup kita. Sungguh manis. Aku suka tulisan-tulisan pada diary. Namun, entah mengapa aku tak suka menulis buku diary. Aku tertarik dengan diary-diary yang terpajang di toko buku. Aku senang ketika aku mendapat kado diary di ulang tahunku. Namun sayangnya aku tak suka menulisinya. Diaryku tak ada yang penuh. Mungkin:
1.       Tulisanku jelek (dalam arti yang sesungguhnya)
2.       Tulis tangan membuatku capek dan menguras tenaga dan bahkan jari-jari sulit digerakkan (lebay)
3.       Takut kalau diaryku dicuri orang lalu dibaca dan orang tersebut tertawa terbahak-bahak di depanku.
Terlepas dari diterima atau tidaknya alasan-alasan tersebut, aku suka menulis, tapi bukan menulis diary. Lantas? Ingin sekali aku mendokumentasikan tiap kisah dari hidupku ke dalam lembaran-lembaran. Namun alasan-alasan di atas membuatku hanya bisa menyimpannya di pikiran saja. Hingga Acep muncul dalam kehadiranku…
18 April 2010. Itulah awal kebersamaanku dengan Acep, sebuah laptop yang ku beli tepat 3 hari setelah UAS selesai. Di hari ke-berapa aku bersama aku bersama Acep, aku berniat pada diriku sendiri untuk mendokumentasikan setiap kejadian ke dalam file berekstensi .doc. Apalagi saat itu tengah maraknya sinetron “Angel Diary”.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jumat, datanglah segera!

Kalau kau bertanya aku ingin apa saat ini maka aku akan menjawab aku ingin menangis. Aku ingin teriak sekencang-kencangnya tanpa peduli keadaan sekitar.
Aku telah lelah. Aku tak tahan lagi. Aku bosan. Aku tertekan. Dan aku ingin menangis.
Lihatlah kamarku saat ini. Tak berbentuk. Barang-barang berserakan di lantai. Baju yang tadi pagi aku angkat dari jemuran sekarang membanjiri kasurku. Dan lebih parahnya aku tak sedikitpun tergerak untuk merapikannya. Ya, Alloh.
Aku pusing. Pusing dalam arti yang sesungguhnya. Kepalaku terasa berat. Tak ingin beraktivitas. Namun, aku dituntut untuk berpikir dan bekerja. Lelah. Sekali lagi ku katakan kalau aku telah lelah. Tak tahu kah kau akan hal itu.
Semalam sempat ku titikkan air mata ini. Entah karena apa. Mungkin juga karena nilai bahasa Inggris yang telah terposting di group MI 2010 Family. Yah, aku memang tak pandai dalam berbahasa Inggris, namun nilai yang ku dapat sepertinya menunjukkan aku yang begitu bodoh (astaghfirullah). Berkali-kali ku tenangkan hati ini, apalah arti nilai, yang penting kan ilmu yang didapat. Tapi namanya juga manusia, rasa iri pasti ada (astaghfirullah).
Dan sepertinya kini ku harus titikkan air mata lagi untuk revisi RPL-ku. Entahlah. Pikiranku tengah kacau. Tak bisa berpikir. Pusing.
Aku ingin Jumat segera datang. Pulang. Aku ingin segera pulang. Tak sabar rasanya menghirup udara di kota kelahiran.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Selamat Tinggal...

Gerbang kemenangan itu akhirnya terbuka. Setelah sekian lama menanti akhirnya tiba juga saatnya. Saat dimana keluhan-keluhan itu kini menjadi sebuah kenangan. Saat masa-masa genting itu kini menjadi sebuah cerita. Semester 3 segera berlalu kawan, apapun hasilnya.
Hari ini, ketika jam di dinding tidak tepat menunjukkan pukul 08.00, aku bersama kelompokku, Gumilay, menjalani sidang PRG 5, sidang terakhir bagiku. Sidang yang kabarnya diadakan esok hari ternyata dimajukan pada hari ini. Siap tak siap aku sudah menunggunya. Dan hasilnya pun tak terlalu menyedihkan.
Pagi yang cerah menyambut Gumilay, sebuah nama yang kami (kelompok 4) berikan untuk aplikasi Toko Bunga Online ini. Sebuah aplikasi yang terdiri dari beberapa halaman JSP itu dirasa cukup bagus oleh sang penguji. Wajarlah, project kita menggunakan template yang pas di hati. Walau terlihat sederhana namun tetap terlihat cantik jika dipandang mata.
Awalnya menghadapi sidang ini begitu horror. Apalagi jika pengujinya ada 2 orang, tapi berhubung satunya lagi belum datang, maka hari ini cukup satu orang penguji saja (Alhamdulillah). Pertanyaan yang diberikan pun tak sesulit yang dibayangkan. Apalagi aku. Aku hanya diberi pertanyaan untuk menunjukkan js (java script) untuk view gambar, yang memang terlihat unik dan tidak biasa. Alhamdulillah, semuanya lancar.
Kini pikiranku tertuju pada RPL (Rekayasa Perangkat Lunak). Aku memang sudah melaksanakan sidang. Namun, aku belum tahu nilai dari sidang tersebut. Aku tak memperdulikannya. Aku justru mempertanyakan kabar revisi untuk mata kuliah tersebut. Apakah ada revisi atau tak? Semoga tak aja lah, lagian masih ada 9 kelompok yang masih harus menjalani sidang besok. Padahal ku mendengar kabar bahwa besok adalah hari terakhir semua nilai harus dikumpulkan dari masing-masing dosen. Baiklah, lupakan soal revisi! Baiknya, ku semangati kawan-kawan yang belum melaksanakan sidang.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bismillah

Jantungku masih berdegup kencang. Tak karuan. Aku masih tak sadar apakah ini hanya sebuah ilusi atau kenyataan. Sulit membedakannya. Entahlah, sesuatu yang mungkin tak masuk akal, tapi inilah yang terjadi. Aku masih mempertanyakan hal ini, apakah ini ilusi atau kejadian yang nyata. Tak tahu.
Malam ini, ketika ku mencoba mengisi waktu malamku yang belum memaksaku tuk terlelap, seperti biasa aku membuka laptop, mencolokkan modemku, menghubungkan ke internet, sekedar membuka facebook dan mulai menulis di blog, situs favoritku.
Kini perasaanku sedikit tenang, jantungku berdetak tak sekeras beberapa menit yang lalu. Aku bisa bercerita leluasa sekarang.
Kejadian ini berawal ketika sore ini, ketika matahari sudah tenggelam di ufuk barat sana, ketika gelap mulai mengembang, ketika siang tergantikan malam. Seperti biasa aku membaca al-Qur'anku di setiap akhir sholat Maghribku. Tak ada yang aneh, hanya saja aku terkesima pada sebuah surat yang ku baca saat itu, surat ke-30, Ar-Rum. Aku pun berniat  menuliskan beberapa ayat yang menurutku luar biasa di blogku. Hingga akhirnya terpostinglah ia di Wamubutabi.
Kejadian ini berlangsung ketika aku menuliskan postingan tersebut. Merasa malam ini terasa begitu sunyi, aku menghidupkan winampku. Play. Aku memasangkan headset yang sedari tadi sudah ku colokkan sewaktu menghidupkan laptop ini, ke telingaku. Hanya satu yang ku pasang. Sebuah alunan musik ku dengar melalui alat itu, salah satu lagu kesukaanku tengah terputar. Beberapa detik dari suara musik yang ku dengar, terdengar suara itu, suara yang entah berasal dari mana. Suara seorang laki-laki yang mengucapkan Bismillahirrahmaninirrahim.
Seketika ku lepas headset yang menempel di telinga kiriku. Jantungku berdegup kencang. Mengira-ira dari mana sumber suara tersebut. Apa mungkin dari Al-Quran Digital yang aku buka atau mungkin hanya ilusiku belaka atau jangan-jangan...
Entahlah, aku tak tahu. Setahuku aku tak pernah mendengarkan seperti itu ketika membuka Al-Qur'an Digital. Dan kalaupun aku hanya berilusi mengapa seperti nyata?
Seketika aku mengucap takbir, kalimat tauhid, memohon perlindunganNya dari segala macam bahaya. Allohu Akbar...
Alloh Maha Mengetahui

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bosan


Entahlah, pikiranku sedang kacau saat ini. Ku tak mengerti. Sedari pagi rasanya sudah tak enak. Aku ingin pulang. 
 Mingguku sudah kembali seperti minggu-minggu sebelumnya, kelabu. Begitu ekstrim kehidupan anak MI. Di kala sibuk, maka sibuknya tak bersela. Dan jika kosong, maka hidup terasa membosankan. Begitu ekstrim.
Aku masih menyisakan satu buku yang bisa ku baca dan satu judul anime yang belum ku tonton. Namun, rasanya sudah malas, bosan. Tiap kali membaca selalu terlarut dalam tidur. Dan tidur menjadi kegiatan paling mendominasi.
Ngampus? Apa yang akan ku lakukan di kampus? Aku tinggal menyelesaikan sidang PRG 5 ku Rabu besok, selebihnya hanya menanti nilai-nilai keluar dan remidi jika memang dirasa nilainya kurang. Aku tak tahu nilaiku akan bagus atau tidak, namun aku cukup yakin jika nilaiku tak ada yang di bawah grade C, semoga. 
Apa yang bisa ku lakukan? Facebook-an, membosankan. Blog, bosan. Belajar, belajar apa? Sedang tidak berhasrat. Hmm...bahkan membuka laptop sebenarnya sudah malas.
Aku ingin pulang.
Tak ada sesuatu yang spesial disana. Toh, kalaupun aku pulang, di rumah tak ada siapa-siapa. Semua menjalankan aktivitasnya masing-masing. Tapi setidaknya bosanku di rumah akan sangat berbeda dengan bosanku di kosan.
Entahlah. Entah harus berapa kali ku berkata Entahlah. Aku ingin pulang. Bosan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Coba Spoiler

it's me

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

'Sesuatu'

Februari.  Orang bilang bulan ini adalah bulan penuh cinta. Tapi kataku, tidak. Ku rasa bulan ini penuh air, telur, dan tepung. Mengapa? Karena di bulan inilah beberapa teman sekelasku memperingati hari jadinya yang ke-20. Lima dari 30 teman sekelasku merayakan hari ulang tahunnya di bulan ini dan 4 diantaranya menginjak usia genap 20 tahun. Uniknya lagi hari kelahiran kelima temanku ini saling berdekatan. Tanggal 1, 3, 7, 10, dan 11 di bulan yang tak kalah uniknya ini.
Sehubungan dengan itu semua, maka kami merencanakan ‘sesuatu’ khusus mereka yang berulang tahun di bulan Februari dan tinggal di Sungai Bambu. Mereka adalah illy (bukan nama sebenarnya) yang ulang tahunnya tepat pada tanggal 1, imemz (nama samaran) pada tanggal 7, dan pundut (nama disamarkan) pada tanggal 11. Lantas bagaimana dengan 2 orang yang lain? Berhubung rumah mereka jauh, maka kami berinisiatif untuk tidak (atau belum) memberikan ‘sesuatu’ tersebut.
Apakah sesuatu tersebut? Dan sebenarnya siapakah kami? Mungkin itu yang terlintas dalam benak kalian ketika membaca tulisan ini. Baiklah, mari kita kaji satu persatu.
Sesuatu ini pasti sudah bisa ditebak. Apalagi diatas sudah dideklar tentang air, telur, dan tepung. Tak jauh-jauh dari itu. Kami, kami terdiri dari beberapa 6 mahasiswi cantik dan 3 mahasiswa (agak) ganteng ditambah 1 dalang/otak dari ini semua. Adapun dalang tersebut adalah pundut. Sudah cukup jelas, mari kita rangkai cerita ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS