RSS

Pagi ini ku menangis lagi. kalau tidak salah ku menghitung ini untuk yang kedua kalinya semenjak aku benar-benar pisah dari yang namanya keluarga dan saudara.
ku benar-benar merindu mereka. segalanya berbeda disini, dan aku benar-benar RINDU pada setiap aturan yang berlaku di rumahku. benar-benar ku rindu. dan ketika ku menulis ini pun, air mata ini nyaris turun membasahi pipi.
ku kangen ibu. segala tentang ibu. segala bentuk perhatian ibu, baik yang ku suka maupun tak ku suka. tapi setidaksukanya aku pada aturan ibuku, aku merindukannya. jikalau ada yang menerapkan aturan dan amat sangat bertentangan dengan aturan ibuku, maka muka ini tak kan bisa ku bohongi. diam dan cemberut.
pikiranku pun melayang pada suasana rumah yang seperti itu. senyuman dan tangisan adikku, suara kakakku saat menyanyi sambil bermain game di komputer, suara RAM komputer "titttttt...tit.....tittttt" gara-gara kekurangan memory, bapakku yang tiap maghrib dengan nada kerasnya menyuruh kami, anak-anaknya untuk segera mematikan TV yang masih terus becuap-cuap sendiri. ku pun ingat dan ku rindu saat ibu keluarkan air matanya sehabis solat. kini pun aku sadar, di saat ku jauh, ku rasa semua itu begitu berarti. 
dan aku hanya bisa menangis ketika mengingat itu semua.
Pikiranku lebih jauh melayang ke sebuah SMA antik di Purworejo. Lorong Mina, Sela Matangkep, ketepeng, trembesi, dan tentu saja PASKIBRA (iPA Satu KIta BeRsAma). segala tradisi di kelas itu masih terasa nyata. makan bareng di kelas, alunan suara temenku kala menyanyikan lagu2nya Kerispatih, cerita tentang Mas Kun, dan tak pernah terlupakan, our imitator...
tapi dari semua itu, hanya ibu lah yang benar-benar membuat mata ini tak bisa kering.
***

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mentoring 19.11.10

My Friends said....
mia itu.........
-Baik
-Setia
-Lembut
-Sabar
Buruknya, terkadang suka emosian

-baik, lembut, pendiem, tenang

Mia! Best roomate!
pengertian, setia, lembut ky tepung, ASYIIK!! masih banyak lagi!!!

-mia kalem, suka kerja keras, baik, hebat dalam menghadapi tantangan

-baik, kalem, telaten, sabar

pendiem
baik
kalem
tenang

pendiam
ga terbuka

>>TERIMA KASIH Kawan atas penilaian kalian kepadaku...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

 jika kau tanya tentang apa yang aku rasa, aku akan menjawab "entahlah".
aku tak tahu, benar tak tahu.
rindu keluarga?? aku bahkan tak keluarkan air mata untuk ungkapkan itu.
kesepian?? aku di kelilingi orang-orang yang menyayangiku.
sedih?? apa yang membuat aku sedih?
seneng?? ada sesuatu yang mengganjal dalam hati dan pikiran...

aku benar tak tahu apa yang ku rasa..
aku hanya merasakan sesuatu yang berbeda dalam kehidupanku....
mungkin karena aku tak setiap hari melihat senyum tawa orang tua, kakak dan adikku...
mungkin karena aku rindu tingkah laku teman-teman lamaku...
mungkin karena aku berada di daerah asing yang berbeda dengan daerahku..
mungkin karena aku kehilangan sesuatu...

1 september 2010 -- 18 november 2010
secara resmi, aku menjalani kehidupanku yang berbeda. baru sekitar 2,5 bulan.
lagi-lagi ku katakan, aku tak tahu yang ku rasa.
ketika ku jalani hariku pada 7.30 am -4.30 pm ku rasakan dekat dengan mereka. semua teman yang 'gila'. sungguh, walau baru 2,5 bulan, mereka tak terasa asing, seperti sudah bertahun-tahun mengenal mereka.
menyenangkan. terima kasih kawan.
tapi aku bingung, pada waktu itu juga ku merasakan sebuah 'ketidaksemangatan'. apa aku.......????
stop berhenti tentang hal itu. aku tak ingin orang tuaku kecewa karena aku. ku coba berkali-kali menepis hal itu. harus....harus....harus....berkali ku sampaikan pada Penciptaku, ku tekatkan hati, ku bulatkan niat...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Aku adalah seorang yang individualis.
mungkin itulah yang akan orang-orang katakan ketika mereka mengenalku.
aku merasakan hal itu. dan ketika ku tanyakan pada diriku sendiri, aku pun akan menjawab "itu benar"
aku tak pernah meminta aku menjadi diriku seperti ini. besar harapanku untuk merubahnya, tapi begitu susah ketika mencoba.

sebenarnya bukan karena aku bersifat individualis, tapi karena aku termasuk orang yang nggak akan bereaksi ketika tidak ada reaksi. aku tak akan menyapa sebelum disapa. aku akan diam ketika orang tak memulai bicara. sungguh aku tersiksa dengan keadaan seperti itu, membuatku tak punya banyak kawan.

walau demikian, aku selalu dipertemukan dengan orang-orang yang selalu mengerti keadaanku. tapi, selalu juga hanya beberapa orang. andai banyak orang mengerti benar keadaan ku seperti orang-orang terdekatku mengertiku.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hari  ini aku mendapat sebuah pertanyaan dari sahabat yang hampir tiap hari duduk di depanku. Sebuah pertanyaan sederhana namun butuh waktu sekitar 10 menit untuk menjawabnya. Mana yang akan kamu pilih: dekat dengan orang yang kamu suka atau dekat dengan orang yang suka sama kamu?
-         Dekat dengan orang yang kamu sukai: kamu akan merasa senang, tapi rasa itu hanya ada di dalam hatimu dan dia tidak akan tahu apa yang kamu rasakan. Dan ketika ia mulai mendekati orang yang ia cintai, kamu akan merasakan sakit hati.
-         Dekat dengan orang yang suka sama kamu: kamu akan merasa senang karena tiap saat kamu mendapat perhatian. Akan tetapi ketika kamu lebih menyukai orang lain, apa kamu tega semua perhatiannya akan kamu balas dengan rasa sakit hati untuknya.
Jadi, menurutku pertanyaan yang dilontarkan sahabatku tadi intinya: kamu lebih suka disakiti atau menyakiti?
Dengan berpikir seperti itu maka aku menjawab: aku lebih suka dekat dengan orang yang akan aku suka. Cintaku mungkin akan bertepuk sebelah tangan, namun jauh lebih baik daripada aku harus menyakiti hati orang yang sudah berbuat baik kepadaku.
Aku tak tahu bagaimana pandangan sahabatku tentang jawabanku. Namun, sebagai orang kedua yang diberi pertanyaanku itu, aku merasa jawabanku cukup tepat karena orang pertama yang ia tanyai juga punya jawaban yang sama.
Aku cukup terkejut saat sahabatku memberi tahu kalau aku adalah orang kedua yang diberi pertanyaan itu. Bukan karena apa. Tapi karena orang pertama adalah orang yang mungkin ia suka. kalau aku orang kedua berarti aku dianggap sahabat yang bisa ia percaya (semoga bukan hanya perasaanku saja). Dan kalau memang benar itu adanya, aku ucapkan TERIMA KASIH untukmu kawan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS