RSS

"Terlalu sadis caramu, menyakiti diriku..."
begitulah lagu yang dinyanyikan mereka untukku. kata 'sadis' sepertinya perlu digarisbawahi, dicetak tebal, dan dimiringkan. mungkin lagu itu ditujukan untukku untuk menggambarkan kesadisanku. padahal, aku tak merasa sama sekali jika aku sadis, karena jika dilihat dari kesepaketan kata itu yakni kejam, sadis, jorok maka ku rasa jorok lah yang menjadi sifatku. dan seperti saat ini ketika ku menderita suatu penyakit yang sangat berbahaya dan mematikan,maksudku pilek, maka ku kan bawa tissu atau sapu tangan yang lebih dikenal sebagai kacu maka aku tanpa malu-malu mengeluarkan segenap 'umbel' dari hidung mungilku ini. sayangnya hari ini aku lupa membawa keduanya karena pagi ini aku kesiangan untuk berangkat kuliah.


baiklah, kembali ke kata 'sadis'..
apa salahku hingga aku dikatakan sadis? pada intinya atas dasar apa menurut mereka bahwasanya aku adalah aku yang dituduhkan mereka. apa aku telah melukai hati orang oleh sikapku? memangnya aku melakukan apa?


hah, sudahlah, aku sedang tak beminat membicarakan hal itu. yang jelas ku hanya ingin sebuah kedamaian, ketenangan hidup, aman, tentram. apalagi minggu depan aku telah menghadapi UAS. ya, mungkin amat sangat terlambat jika dibandingkan universitas lain karena ada temanku yang udah libur hingga 21 Februari. asik banget. ok, aku harus serius belajar karena waktu UTS kemarin nilai ku tak bagus2 amat. paling2 dapet C. maksimal B. dan kali ini UAS harus bisa dapat A. IP pertamaku harus diatas 3.25. emmm...3.5 deh! amien. i know i can.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar