RSS

Alloh Baik yah...

ALLOH BAIK YA?
Ku katakan berkali-kali, menjadi seorang mahasiswa Polman Astra prodi Manajemen Informatika (MI) mempunyai sensasi yang amat besar. Mungkin seorang teman yang sama-sama mengambil jurusan MI namun bukan di Polman Astra takkan bisa merasakan apa itu sensasinya.
Apa sih sensasi menjadi mahasiswa MI Polman Astra?
Jawabannya PROJECT.
Seusai UTS seminggu yang lalu, 7-11 November 2011 (walau beberapa sempat tertunda dan salah satunya adalah UTS Pemrograman 5 (P) yang diadakan besok pagi), PROJECT akan segera bermunculan. Dan hari ini satu project telah siap menanti, Project Rekayasa Perangkat Lunak 2, menyusun Problem Domain hingga Prototype-nya.
Dan sensasi itu pun muncul. Ketika kau dikelompokkan dengan teman sekelas menjadi sebuah group kecil yang akan saling bekerja sama dalam menyelesaikan project itu.
"Kelompok terdiri dari 2 orang. Mau pilih sendiri atau gimana?" tanya dosen RPL 2.
"Pilihin mas-nya aja!" teriak teman-teman sekelas.
"Yakin saya yang pilih? Kalau saya sebenarnya lebih enak untuk milih sendiri. Kenapa?
Karena project ini untuk 3 bulan ke depan, dan kalau Anda tidak cocok, Anda akan susah.
Bagaimana rekan-rekan?"
"Nggak papa, mas!" sambut kawanku.
"Baik. Syaratnya cuma satu. Laki-laki tidak boleh bertemu dengan laki-laki." kata Sang Dosen.
"Udah, tentuin aja mas-nya."
Peruntungan itu pun dimulai. Ketika nama-nama anak sekelas ditulis di potongan-potongan kertas kecil. Nama-nama itu pun dibacakan. Berpasang-pasangan nama teman cewek dan cowok. Pasangan yang 'tak biasa' mendapat teriakan yang amat kencang.
Ketika namamu dipasangkan dengan namanya, kau boleh melakukan penolakan (asalkan penolakan berasal dari kedua belah pihak). Namun, penolakan itu hanya bisa satu kali dan itu berarti kau mau tak mau pasanganmu jatuh pada nama pasangan kedua.
Dan ketika nama-nama mereka disebut, nice couple,but kapan namaku disebut? Dan ketika namaku disebut beriringan dengan namanya. Deg (Aku sudah pernah satu kelompok dengannya, maybe I need shuffle :p). 
Okay. Tinggal 3 pasangan yang belum terbentuk, dan salah satunya AKU. Waw. Susah kali aku temukan pasanganku. Dan akhirnya namaku disebut beriringan dengan namanya, 'orang yang tak asing karena pada beberapa kesempatan selalu saja bersamanya'.
Ku rasa, ketika ada yang sekelompok dengan dia termasuk orang yang 'beruntung' dan mendapat jackpot. (Entahlah, aku pun tak tahu). Kalau demikian adanya, seberapa banyak jackpot yang telah ku dapat selama setahun lebih di Polman? Ku rasa banyak. Hahay... :D
Ku pikir tak ada bedanya aku berkelompok dengan dia, dia, atau dia yang lain. Sama semua, tak ada bedanya. Semua itu tergantung pada komunikasi kita. Dan ku rasa karena komunikasiku kurang, jadi aku selalu merasa aku 'tak pernah' mendapatkan teman yang 'asyik' dalam berkelompok. Semisal aku satu kelompok dengan dia, orang yang mungkin cukup cakap lah. Namun, karena komunikasiku yang kurang dengan dia, maka aku menganggap satu kelompok dengan dia itu tidak asyik. Padahal saat dia sekelompok dengan orang lain, orang itu menganggap enak kok sekelompok dengan dia. Misal gini deh. Dia bernama Hakim. Aku satu kelompok dengan Hakim untuk mata kuliah SDM. Hakim ini tidak mau mengerjakan Tugas SDM sama sekali. Tugas itu akhirnya aku kerjakan sendirian. Di mata kuliah lain (misal RPL), si Hakim ini satu kelompok dengan Iva. Iva mengaku kalau Hakim bisa diandalkan dan dia mengerjakan tugas kelompoknya dengan baik.
Apakah Hakim memang lebih pandai di mata kuliah RPL daripada SDM?
Ku rasa bukan itu jawabannya. Jawaban yang tepat mungkin lebih kepada KOMUNIKASI. Sebagaimanapun orang yang menjadi kelompok kita, asalkan komunikasi kita bagus, pasti menghasilkan sesuatu yang bagus pula.
KOMUNIKASIKU BEGITU BURUK. Jadi ku rasa, dengan siapa pun orang yang menjadi kelompokku, aku akan menganggap dia 'tidak asyik'. Aku lebih senang orang mengerti aku daripada aku mengerti orang, itulah kejelekanku. Dan itulah hal yang membuatku kurang bersyukur pada-Nya karena sejatinya aku dikelilingi orang yang mengerti aku. Bodohnya aku... :(
Dan masalah jackpot tadi, ku rasa Alloh sering menyatukan aku dengan mereka-mereka agar aku lebih bisa berkomunikasi dengan baik, mengerti orang lain, bukan hanya orang lain yang harus mengerti diriku. Ya, mungkin aku harus lebih memperhatikan mata kuliah TEKNIK KOMUNIKASI agar aku lebih bisa komunikatif dengan yang lain.
Maafkan aku kawan....
:)
Terima kasih ya Alloh...
Alloh baik ya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Skin Baru

Jam kuliah berakhir jam 10.00. Jam pertama adalah UTS Pemrograman 4 yang kemarin sempat tertunda. Daripada tak ada kerjaan, bingung mau ngapain, mending melakukan hal yang sama dengan yang kemarin-kemarin. Tidur. Sudah pasti.
Selepas tidur yang tak panjang dan tak enak, aku melakukan keisengan yang sering ku lakukan. Mencari template yang tepat untuk blogku ini. Berulang-ulang kali aku melakukan, tak ada yang cocok. Tak ada yang sesuai hati. Giliran ada, eh, tak sesuai dengan blogku. Ya sudah. Ku lelah mencoba hingga hari ini. Ku temukan sebuah background template yang menarik hatiku. Dan ketika ku coba pasang....Tarrraaaaa....sedikit berantakan.... namun, dengan kesabaran memperbaikinya, akhirnya blog cantikku terlihat menawan.
:D

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Lagi-lagi GALAU

Aku sudah membaca artikel yang tertempel di mading itu beberapa hari yang lalu. Walau tak sepenuhnya ku mengerti, namun aku bisa menangkap maksud dari sang penulis. Kehidupan di dunia ini begitu singkat dan dari artikel itu ku dapati sejumlah data yang harusnya membuat kita sadar akan apa saja yang harusnya kita lakukan dalam waktu yang sesingkat ini.
Kehidupan di  dunia jika kita konversikan ke dalam waktu kehidupan di akhirat hanyalah 1 menit 52 detik.
Dari data tersebut kita dapat simpulkan bahwa kehidupan akhirat lah yang kekal. Kehidupan di dunia adalah saat dimana kita mencari tiket untuk posisi kita di kehidupan akhirat. Apakah kita memilih surga atau neraka. Semua pasti sudah tahu gambaran surga itu seperti apa, neraka seperti apa. Semua orang tak ingin masuk neraka. Namun, mereka tak memperlihatkan tindakan yang menunjukkan hal itu. Mereka takut akan siksa api neraka. Tapi mereka masih suka menggosip, ringan sekali mulut berbohong. Jangankan itu semua, sholat dan puasa yang notabene WAJIB bagi umat muslim pun dengan muka tanpa dosa mereka tinggalkan.
1 menit 52 detik. Apa saja sih yang bisa kita lakukan dalam waktu sesingkat itu. Ketika kita makan dan hanya diberikan waktu 4 menit saja kita protes meminta waktu lebih banyak lagi. Lantas dalam waktu 1 menit 52 detik kita bisa berbuat apa? Apakah waktu itu cukup untuk kita mendapatkan tiket menuju surga?
Beruntungnya kita karena 1 menit 52 detik itu sekitar 65 tahun kehidupan di dunia. Masih ada waktu jika kita memang benar-benar menginginkan surgaNya.
Namun, dunia ini terlihat begitu sempurna bagi mereka, para pemuja duLnia. Dunia melenakan mereka. Bayangkan dalam 24 jam kita, berapa jam kita bersamaNya? Sungguh miris ketika jawaban dari pertanyaan itu kurang dari 1 jam. Sholat butuh waktu 5 menit karena dalam sehari sholat 5 kali maka waktu untuk-Nya hanya 25 menit. Ku harap itu bukan jawabannya.
 Entah lah, aku tak tahu dengan apa yang ku tulis di atas. Hanya saja aku merasa miris dengan keadaan di sekelilingku. Tak ada yang menanggapi HANYA 1 jam dalam seminggu yang ku kirim tadi pagi ke sejumlah orang. Respon kalian membuatku sakit hati. Astaghfirullah. Semoga Alloh mengampuni dosa kita. Sadar kawan, hidup di dunia ini hanya singkat. Jangan sampai terlena pada kehidupan dunia.
Heh, hari ini benar-benar GALAU.
:X

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

GALAU

Masih teringat jelas kemarin ketika aku dan salah satu warga 406 bertemu dengan dosen TekKom. Sore itu sang dosen memberitahukan kalau mata kuliah Teknik Komunikasi tidak ada UTS (Ujian Tengah Semester). Yey. Begitulah ekspresi yang tercipta saat itu. Hingga pagi ini . . .
Jam kuliah pertama. Statistik. Luar biasa . Kami, warga 406, membuat scatter diagram. Apa itu? Ya seperti itulah, diagram dengan titik-titik dan harus dibagi menjadi dua sama rata atas bawah. Misal titiknya ada 30, berarti kita harus membagi 15 atas, 15 bawah. Setelah itu bagi lagi menjadi 15 kanan, 15 kiri. Anda tidak mengerti? Hubungi dosen statistik saya karena saya juga tidak mengerti. Tapi, over all, Okelah. Karena yang tidak Oke adalah mata kuliah setelah Statistik.
TEKNIK KOMUNIKASI. Ya, sang dosen mendeklar bahwa tidak ada UTS Tekkom minggu depan. Kenapa? Karena hari ini kita UTS. Dengan sebuah gelas di tangan, sang dosen masuk kelas. Gelas itu tidak kosong namun tidak pula berisi air putih maupun air teh. Gelas itu diisi dengan beberapa lembar gulungan kertas. Hari ini benar-benar UTS. Masing-masing dari kami mengambil 1 gulungan kertas. Di dalam gulungan kertas itu terdapat sebuah kata dan kami harus mempresentasikan kata itu dalam waktu 5 menit.
"Ya, presentasi kali ini urut absen dari bawah" begitu kata sang dosen.
'Hwaaaaaaaaa........itu akuuuuuuuuuuuu' batinku.
Semua warga 406 teriak dan aku masih dalam keterkejutanku menghadapi kenyataan ini. Dan akhirnya, namaku dipanggil. Dengan langkah gontai, aku maju ke depan kelas menuju gelas itu. "God, help me!" Dengan sedikit gemetaran aku mengambil 1 gulungan kertas itu. Dan kau tahu apa yang terbaca olehku? GALAU. 


 "aaaaauuuuuu.......nak anak galau." itu kata kawan-kawanku.
406 seketika heboh mendengar kata-kata itu. Kenapa? karena sebagian warga 406 adalah para Galauers. Aku pun menjadi bingung, secara ngejelasin Galau ke Galauers. Well, just speak whatever what i want to speak. Hwaaaa.....gak jelas banget dah gue ngomong apa.... malah ketularan Galau nih....Toloooooonnnngggggggg....
5 menit pun berlalu. Huh. :) --> :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Whoooo......

whoooo...
hoooo...
wuouououoou...
baru beberapa menit aku menginjakkan kaki di ruang ini, kegaduhan sudah mulai terjadi. Diawali dari sebuah komputer menyala di samping meja tempatku menghabiskan waktu. Waktu yang menunjukkan jam sebelum angka 7:30 AM membuat kami, warga 406, bisa membuka situs apapun. Dan kebetulan komputer menyala itu tengah membuka situs jejaring sosial facebook dengan memajang profil salah satu dosenku yang seminggu ini absen, cuti menikah. Kehebohan terjadi saat foto-foto mesra sang dosen terupload dan tertempel di dindingnya. Sungguh...bukan iri melihatnya, tapi lucu menggodanya. Segudang ide pun terluncur untuk membuat sang dosen tersipu malu saat ia mengajar di kelas kami.Seperti saat itu, ketika salah dua atau tiga atau lebih memasang tampilan dekstop dengan sebuah tulisan yang terbaca "I LOVE JELEK". Tak ada yang salah dengan tulisan itu, namun tulisan itu lah yang terpasang sebagai photo profile sang dosen. Langsung sekelas tertawa. Dan sang dosen pun tak pernah marah.
Dan setelah kehobohan dari komputer menyala ini, kehebohan muncul dari seberang sana. Lagi-lagi dari komputer menyala. Namun, bukan komputer di sampingku lagi, tapi sebuah komputer menyala dari seorang kawan yang kataku dia mirip dengan owl, burung hantu, yang pernah dia presentasikan waktu mata kuliah Bahasa Inggris. Dan kali ini lagi-lagi sebuah foto di facebook. Ternyata kawanku yang satu ini tengah membuka foto salah satu adik kelas prodi lain. Sebagai seorang cowok mungkin bukan hal yang aneh ketika ia membuka sebuah foto cewek. Namun, yang menjadikannya heboh adalah karena kawanku ini sudah punya pacar.
"Cowok itu brengsek. Makanya gue nggak suka sama cowok." Begitulah salah satu komentar yang terlontar dari kawanku yang lain. Tentu saja ia seorang cowok juga.
Dan di tengah kegaduhan itu, si omoh tiba-tiba nyeletuk dengan suaranya yang nyaring. "aD1n1n994r cintanya Amir....!!!" Kontan sekelas langsung teriak dan perhatian tertuju pada aD1n1n994r dan Amir. Kalian tahu siapa aD1n1n994r dan Amir? Nantikan kisahnya 2 tahun mendatang. :D

Kehebohan dan kegaduhan pun harus terhenti setelah dosen Javaku masuk ke kelas dengan segenggam fotocopyan yang siap dibagikan ke seluruh warga 406.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS