RSS

Kaleidoskop Desember :D

Lama aku tak bercerita disini, hingga aku tak sadar bahwa aku kini telah berada di penghujung tahun, 31 Desember 2012. Sebulan terakhir aku tengah disibukkan oleh project bersama Kelompok 1 sehingga aku tak bisa mengabadikan (dalam tulisan) momen-momen yang telah aku lewati di bulan terakhir di tahun 2012 ini. Walau tak sepenuhnya ingat, mungkin kejadian selama bulan Desember adalah sebagai berikut:
  • Perayaan 8 Desember 2012 --> 11 Desember 2012
  • Interview magang (dan lagi-lagi untuk magang di Polman Astra) --> 17 Desember 2012
  • Sidang proyek pemrograman --> 18 Desember 2012
  • Pulkam :D --> 21 Desember 2012
  • Pernikahan embak :) --> 23 Desember 2012
  • Berkunjung ke kakak ipar :p --> 27 Desember 2012
  • Mengantar Acep berobat ke klinik --> 27 Desember 2012
  • Back to Jakarta --> 30 Desember 2012
Rasanya itu yang telah ku lewati selama bulan Desember. Sayangnya, yang terdokumentasikan hanyalah rasa malas, tak ingin beraktivitas, dan keinginan untuk pulang yang tak tertahankan. Baiklah kita bahas satu persatu secara singkat:
Perayaan 8 Desember 2012
Walau kenyataannya tak seperti janji kita, namun akhirnya perayaan itu tetap terlaksana, di lantai 6 gedung C Polman Astra. Perayaan ini dihadiri oleh 10 orang (seperti janji kita) dan diisi dengan makan-makan delivery+cola+es krim+jajan++. Tak lupa pula, "sesi foto-foto". Kebahagiaan menyelimuti kita semua :)

Interview magang
Di tengah-tengah sibuknya menyelesaikan project (sehari sebelum sidang), aku mendapat SMS dari mbak Agnes, HRD Polman Astra, yang mengabarkan bahwa hari ini (17 Desember 2012) aku ada interview magang bersama mas Suhendra jam 13.00. Interview lagi? pikirku saat itu. Pasalnya waktu itu aku sudah interview untuk magang di Polman dan belum ada kabarnya, kini aku harus interview lagi untuk magang di tempat yang sama. 
Pukul 13.00 aku ke lantai 5 menemui mas Hendra. Dan mas Hendra bilang "jam 13.30 ya". Baiklah, aku pun turun ke lantai 3, kembali ke project-ku. Tak lama kemudian SMS masuk ke handphone-ku, mbak Agnes, memintaku mengisi form. Sebuah form lamaran kerja yang ku ambil di Pak Suryo. Pukul 13.25 aku kembali ke ke lantai 5, meninggalkan project-ku dan menemui Pak Suryo untuk meminta form. Di saat itulah aku bertemu dengan mbak Agnes, dan juga mas Hendra. Mbak Ages memintaku untuk mengisi form terlebih dahulu sebelum interview dan mas Hendra (kembali) memundurkan waktu interview menjadi jam 16.00 karena saat itu beliau menjadi salah satu dosen penguji di sidang proyek pemrograman yang saat itu sidang untuk kelompok "Pengelolaan Peminjaman Ruangan & Kendaraan". Baiklah baiklah. Perasaanku saat itu mulai kacau. Aku mengisi form yang disuruh mbak Agnes dengan ngasal alias sekenanya. (lagi-lagi) Aku turun ke lantai 3, kembali ke project-ku (dengan rasa yang campur aduk). Mungkin untuk teman-teman programmer tahu bagaimana rasanya ketika sedang sibuk-sibuk/asyik-asyik-nya memegang kodingan, tiba-tiba mendapat panggilan dan harus meninggalkan kodingan yang dipegang.
Sekitar pukul 15.00, mas Radix, dosen Proyek Pemrograman masuk ke kelas. Beliau memberikan sebuah pertanyaan yang membuat keadaan kelas cukup memanans, antara ku dan nya. "Untuk kelompok yang besok sidang, apakah kalian sudah siap untuk sidang project besok? Siap dalam artian tidak error dan tidak ada bug. Siap berarti malam ini tidak ada yang begadang."
Aku dan kelompok 1 hanya menelan ludah, mencoba meyakinkan diri bahwa kita siap. Sayangnya, keputusan diambil dengan cukup alot, sekitar setengah jam mas Radix menunggu keputusan kami. Walau akhirnya kami memutuskan untuk maju teruusss.. Sepuluh menit kemudian sang dosen keluar. Aku, dengan perasaan yang masih kacau, segera turun ke bawah untuk sholat Ashar sebelum interview dimulai. Tepat selesai sholat aku ditelpon Imam, salah satu anggota Kelompok 1 yang tengah melakukan testing (untuk sidang besok) di lantai 5, yang mengabarkan bahwa aku sudah ditunggu mas Hendra. Aku pun mempercepat langkahku.
Aku diwawancara di meja bundar depan RR2. Pertanyaannya? Hanya sebatas 'ngobrol' biasa, tak seperti wawancara yang menegangkan. Satu pertanyaan yang sampai saat ini masih ku ingat, pertanyaan yang sama dengan interview sebelumnya. Skala 0-100, kemampuan kamu untuk bahasa pemrograman C# berada pada skala berapa? 
Jawabanku sama dengan jawaban sebelumnya, 60.
Kalau PHP? 80.
Wawancara berlangsung sekitar 20 menit. Tak lama. Dan ahhhh....leganya.... back to project...besok sidang.
Sidang proyek pemrograman
Akhirnya sidang, yang menjadi ujung dari proyek pemrograman, datang. Ibarat kata, kelompok1 (yang akhir-akhir ini menjadi subyek dalam blog ini) sedang berdiri di gerbang kemenangan. Sidang berjalan dengan baik, walau tak bisa lepas dari revisi. Namun, dengan mas Radix berkata "Project ini sudah cukup bagus" mampu mengembangkan senyum kami. Berbicara mengenai kelompok 1, aku sungguh begitu amat terkesan dengan kelompok ini. Kelompok 1 = kelompok terbaik selama aku mendapat project/tugas. Mereka adalah
0320100001 Abyan Ahmad Fathin
0320100017 Imam Khamami
0320100019 Lilis Nurholipah
0320100029 Witrotus Stulatsah Agustin
0320100031 Zaitun Hakimiah NS
Sungguh terima kasih untuk mas Radix yang telah mempersatukanku dengan mereka. Mereka adalah orang-orang yang bisa diajak bekerja sama. Dan benar-benar terasa saat pengerjaan revisi, dimana aku menikmati liburanku, Imam menikmati liburannya, sementara Omoh, Lilis, dan Wiwit. Berkali-kali Wiwit mengirim SMS tentang revisi project, berkali-kali pula ia meminta maaf telah mengganggu liburanku. Padahal kalau dipikir-pikir, itu kan tanggung jawab kita bersama. Melihat keseriusan mereka mengerjakan revisi (dan tentu saja selama project berlangsung) benar-benar membuatku terharu. Terima kasih :') Project bersama Kelompok 1 memberikan kenangan yang indah sebelum akhirnya kita semua berpencar-pencar karena magang :'(
Pulkam :D
Ini dia yang selalu dinanti-nanti sepanjang bulan Desember. Apalagi kalau bukan pulaaaannggg... Semenjak September belum merasakan bau-bau rumah dan akhirnya terwujud di 21 Desember 2012. Tiket itu sudah terbeli H-89. Aku pulang bersama Galuh diiringi hujan deras sore itu. Kereta yang kami tumpangi yaitu Sawunggalih malam, tujuan akhir Kutoarjo, berangkat dari Senen pukul 19.00 dan sampai di Kutoarjo pukul 03.00. Dan untuk pertama kalinya aku dijemput di Stasiun Kutoarjo (30 menit terlambat dari waktu perkiraan tiba), pertama kalinya dijemput dengan mobil dan yang menjemput adalah pamanku, Pak Kelik. 
Dag. Dig. Dug. Tak sabar aku tiba di rumahku. Setengah jam kemudian, mobil yang aku tumpangi berhenti di depan rumahku, rumah yang siap untuk sebuah perayaan. Dan lihatlah, ibuku dengan daster ijo-nya berdiri di teras, menyambutku. Peluk dan cium mendarat padaku. Air mata ibuku pun tak kuasa dibendung. Ada banyak beban yang berada di pundaknya. Aku masuk ke dalam rumah. Ada nenek, budhe, bulek, dan sepupu-sepupu. Rame benar pagi ini.
Adzan subuh telah berkumandang. Aku pun segera sholat dan langsung tertidur sesudahnya. Jam 08.00 pagi aku terbangun, mandi, dan heiii... aku mengenakan baju baruu..baju yang seragam dengan saudara-saudaraku. Besok kakakku akan resmi menjadi istri orang dan hari ini, keluarga ini sudah menerima tamu. 

Pernikahan embak :)
Alhamdulillah, akhirnya  terlaksana juga, walaupun terjadi sedikit 'insiden'. Pernikahan ini dilakukan dengan sederhana, tak pakai adat-adatan, cukup akad nikah disambung salam-salaman dengan si manten dan kedua pasangan orang tua. Dan setelah Sabtu lalu menjadi 'penjaga buku tamu', maka di hari ini (23 Desember 2012) aku sebagai 'pembantu umum'.

Berkunjung ke kakak ipar :p
Ckckck.. aku sekarang punya kakak ipar.. hohoho... rasanya aneh, aneh, gimanaaa gitu. Yaps, sekarang aku punya eMas yang bertempat tinggal di Kota Wates. Bagi yang tahu kota Wates, silahkan kunjungi 'Patung Nyi Ageng Serang Naik Kuda'. Rumahnya tak jauh-jauh dari situ.

Mengantar Acep berobat ke klinik
Awalnya sudah tak ada niatan untuk mengantar Acep berobat karena waktu yang singkat dan setahuku tempat service Acer ada di kota Purworejo yang kira-kira 30 menitan naik motor. Ditambah rasa aras-arasen untuk bepergian, maka aku berniat untuk membawa Acep berobat di Jakarta. Namun, tiba-tiba ibuku teringat bahwa ada tempat service laptop sebelum perempatan Purwodadi yang jarak dari rumah tak begitu jauh. Dan aku mengantar Acep berobat sejalan saat aku menjemput adikku pulang dari les.

Back to Jakarta
Yeah, semalam aku tengah tidur di kereta, terkantuk-kantuk membuat mbak-mbak sebelahku sesekali melirik ke arahku. Aku kembali ke Jakarta seorang diri. Aku yang sudah mulai terbiasa pulang/balik dari/ke Jakarta bersama seorang/beberapa teman, kini mulai aneh jika pulang seorang diri.

Mungkin itu saja, kejadian yang menurutku layak untuk diabadikan. Akan begitu menyenangkan ketika mengingatnya :')

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar